Bahkan Sam, bisa dibilang 'lebih hebat'. Sebab, mampu mendesain dan membuat robot tersebut yang sebagian besar bahannya berasal dari tumpukan sampah elektronik, mulai dari TV CRT yang sudah rusak, dan material elektronik lainnya.
SAM10, demikian nama robot buatan remaja Afrika tersebut. Memang jika dilihat dari penampilan, SAM10 masih kalah keren dari Asimo. Tapi dalam hal kemampuan, terobosan, dan kegigihan, Sam boleh berbangga diri.
Dikutip dari Gizmo Watch, Sam berharap robot ciptaannya tersebut nantinya tak hanya mampu sekadar berjalan. Namun juga bisa dikembangkan menjadi lebih pintar, seperti dapat mengukur jarak dan melalui rintangan suatu objek.
"Di Afrika memang banyak anak muda yang tidak begitu tertarik dengan ilmu sains. Tapi ambisi saya adalah untuk mengajak anak muda Afrika untuk tertarik dengan sains sehingga dapat menciptakan apa yang mereka inginkan," ujar Sam.
0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan isi apa saja yang ingin anda komentari